Apr 27, 2012

[Poskan Judul]

Sebelumnya, setiap kali saya ngeblog, entah kenapa gagal terus.. Rasanya tiap kali mau nulis bebaaaann banget. Akhirnya males duluan. Alhasil tiap bikin blog paling banter isinya cuma 5 posts. Padahal saya bukannya nggak pengen nulis dan nggak punya unek-unek buat ditulis. Justru banyak banget, sampe kadang saya bingung mau ngomongin yang mana dulu dan musti dari mana. *sigh

Baru-baru ini, saya sadar kegagalan ngeblog itu karena saya terlalu perfeksionis sama diri sendiri. Betul, karena ini cuma blog, jadi saya nggak perlu memperhatikan grammar atau strukturnya atau apakah tulisan saya ini bagus apa nggak. Yang penting saya ngeblog tentang apa yang saya suka. Contoh perfeksionis gak penting itu ya, seperti sekarang ini; reflek otak saya masih maksa bahwa kalo mau nulis 'ngeblog' itu harus pake tanda hubung, jadi 'nge-blog'. Padahal siapa yang peduli coba? *think* Dan kalopun kamu peduli, kenapa saya mesti peduli kalo kamu peduli? Yaa bukannya mau nyolot sih, tapi nggak penting aja. Ya, nggak? Hahaha! Yang penting kamu ngerti maksud saya dan saya gk nls kyk gni shg bkin km jd ssh bwt ngrti mksd sy (sekaligus bikin pengen nonjok). Ya toohh? hhehe~

Anyway, blog ini saya kasih nama My Lil' Precious Time karena i think kalo semua orang dibiarkan untuk berbahagia, perdamaian dunia bakalan tercapai. Halahh, apeuu. *jitak!

Eh, tapi serius. Maksudnya gini, kadang kita terlalu sibuk sama kerjaan, kuliah tuntutan sosial dan tetek-bengek lainnya sampe kita lupa ngasih porsi buat hobi, kesukaan dan hal-hal yang bikin kita seneng, hepi, lalalala. Bahkan kalopun hal-hal yang bikin kita seneng itu adalah soal yang sama sekali nggak penting seperti mikirin kenapa bisa ada istilah 'tetek-bengek'? Padahaaal hal-hal yang nggak penting kayak gini bisa jadi penting, bahkan PENTING BANGET pada akhirnya kalo seseorang yang tadinya mau marah-marah karena kesibukan yang menghimpit jadi seneng dan bahagia setelah melakukan hal-hal itu. Dan marah-marah iniliah yang bikin dunia jadi sumpek, karena yang kena paitnya nggak cuma diri sendiri tapi juga orang lain, bahkan  yang nggak ngerti apa-apa. Buntutnya, gegara satu emosi, yang lain ikutan esmosi dan merembet kemana-mana. Iya nggak? Iya kan?

Intinyaaa, ya, hal-hal yang menurut orang lain mungkin sepele, tapi artinya besar buat seseorang. Dan saya percaya banget, orang yang bahagia itu pasti bakalan lupa sama segala jenis emosi negatif like dendam, sirik, envy dan sebagainya. Orang yang bahagia itu terlalu sibuk menikmati dirinya sendiri, jadi ga bakal sempet bikin kerusakan atau nyakitin orang lain. A world where everyone is happy sounds like a great place to be, no? hahaa..

Makanya, di blog ini mungkin kamu akan nemuin banyak entri tentang hal yang bikin gue seneng seperti hasil stalkeran (haha) -termasuk hal-hal kecil yang mengganggu dan bikin pengen ngomel, mungkin. Dan judul My Lil' Precious Time itu bukan berarti saya nggak nerima diskusi di bagian komentar karena saya nggak punya banyak waktu. Tapi yaah.. saya akan tetep dengan senang hati membalas komen jika ada :)

Jadi yaa, begitulah kurang lebih terms and conditions blog saya. Dan harap diingat lagi kalo tujuan saya bikin blog ini bukanlah untuk membuktikan bahwa hidup saya memiliki faedah lebih daripada nyumbang karbondioksida buat fotosintesis. Saya bikin blog ini supaya saya tetep waras-atau kalopun saya emang udah gila, ya supaya kegilaan saya ini nggak nular. Ahahak.

Sekian dan mohon maklum, tapi kalo nggak bisa maklum, makdonald juga boleh. *kress*

xo

Apr 20, 2012

Ah, dunia maya tak seburuk yang bapak-bapak itu katakan



Saya.. sekarang masih bergelut dengan problem thesis. Hha, mungkin teman yang lain sudah pada level persiapan seminar.
Iseng nyari penyemangat di dunia maya, ketemu cerita tentang pak Suhud. Pedagang amplop di depan mesji ITB. Sekali lagi kisah seperti ini menamparku.

Dan saya rasanya malu. malu sendiri. malu sekali.
Saya teringat dengan dompet.
Begitu mudahnya duit keluar.
Begitu mudahnya narik duit dari atm, lalu masuk ke dompet lagi.
Trus keluar lagi buat jajan.

Tak tertahan air mata mengalir..
Bukan hanya karena kasihan melihat orang lain miskin harta.
Tetapi karena hati ini ternyata masih lebih miskin dari orang-orang miskin itu..
Orang-orang miskin yang kaya hatinya

Terkadang hati iba melihatnya..
Ternyata lebih iba melihat diri sendiri.

Terlalu sibuk dengan diri sendiri bisa-bisa lupa kalo kita hidup ga sendirian.
Ah, saya hampir seperti itu. Sudden, a call woke me up.



Silahkan baca kisahnya sendiri disini. Banyak yg tak seberuntung diri kita.

Apr 12, 2012

Absurd

Lho? Ya, ngga perlu marah dong kalo ada yang baca blog kamu. Toh, semua postingan di blog emang buat dibaca orang-orang kan?

Iya, tapi...

Ya, salah sendiri kalo nulis rahasia di blog. Diary online emang udah resiko kaya gitu..

Aku gapapa tulisan aku dibaca sama siapapun. masalahnya, someone just broadcast my posts and led to a serious misunderstanding. He or she yah, whoever is that, have no right to use them!

Ambil, hikmahnya saja. Lain kali ga usah posting hal-hal yang bisa bikin orang jadi salah paham.

I didn't! and I won't! Apa yang saya rasakan ya itu yang saya tulis. I never mention any name.

That's the problem.

Ah? Well, okay. Thank you. Just forget about this conversation.

Hehe, mungkin ada yang beenr-bener salah paham kali yah? Blog ini emang rada-rada jadi diary. Tapi diary yang emang masih boleh dibaca orang. Ada juga kali yang risih karena kebanyakan isinya soal 'perasaan' doang. Well, yeah! I write what I feel. Postingan yang kemaren-kemaren, I don't have to sorry to anyone. I know exactly what I wrote.

Yeah, enjoy reading.